ADANYA RESIKO DAN PENOLAKAN!

 

  1. Resiko Umum yang Terjadi

    Keamanan perdagangan kontrak berjangka melibatkan resiko dan dapat mengakibatkan kerugian besar yang tak terduga dari jumlah uang yang Anda depositkan di awal. Dengan tingginya resiko bertransaksi di produk keuangan, maka dari itu Anda tidak seharusnya mempertaruhkan seluruh dana Anda pada investasi yang beresiko tinggi, seperti dana tabungan, dana kesehatan dan dana penting lainnya, dana yang disisihkan untuk kepentingan seperti pendidikan atau kepemilikan rumah, atau pinjaman dana pendidikan, harus dipisahkan dari dana yang akan Anda investasikan.

  2. Resiko Pergerakan Harga Market

    Harga yang bergerak di market seringkali tidak menentu dan tidak dapat diprediksi. Karena itu nasabah harus sangat berhati-hati agar tidak kehilangan semua uang depositnya. Bertransaksi di kontrak berjangka bukan suatu bentuk deposit yang aman karena harga yang bergerak sangat cepat dan dapat berubah-ubah, karena itu nasabah harus memakai berbagai option seperti “stop loss” atau “trailing stop” cara ini dapat membuat dana deposit Anda tidak akan habis, karena “stop loss” adalah untuk membatasi transaksi anda agar tidak termakan habis oleh market yang di karenakan kesalahan posisi trading sedangkan “trailing stop” adalah untuk mengontrol transaksi Anda bila dalam keadaan untung.

  3. Resiko koneksi Internet

    Bertransaksi dengan menggunakan internet atau online dapat menyebabkan gagal koneksi saat internet rumah Anda dalam keadaan down, hal ini dapat mengakibatkan transaksi di market menjadi terganggu, seperti saat Anda ingin melikuidasi posisi Anda yang ada di market karena dalam keadaan untung, tetapi karena koneksi internet Anda dalam keadaan down maka posisi yang seharusnya untung malah bisa berbalik. Dapat dikatakan ini adalah salah satu resiko trading online oleh karena itu perusahaan menyediakan pelayanan “direct quotes”, apabila internet Anda sedang down maka Anda dapat menggunakan via telpon untuk bertransaksi.

  4. Resiko Salah Posisi

    Saat bertransaksi, mungkin secara tidak sadar Anda akan binggung dan ragu saat akan memulai trading. Jadi kemungkinan salah memasang posisi di market kerap terjadi, hal ini tidak dapat terhindarkan bila Anda salah mengklik baik “Beli” (Buy) atau “Jual” (Sell), bila hal ini terjadi maka mau atau tidak mau Anda harus merubah posisi tersebut dengan kerugian yang memang jumlah nya kecil, tetapi bila di bandingkan dengan resiko bila Anda membiarkan saja kesalahan tersebut maka kerugian yang Anda dapat mungkin saja akan lebih besar atau mungkin malah akun Anda akan mendapat untung.